Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Ajukan Pengunduran Diri di Tengah Kasus Korupsi
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajukan pengunduran diri dari posisinya kepada Presiden Joko Widodo.

Cydem.co.id' Jakarta - Pada Kamis (5/10), Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajukan pengunduran diri dari posisinya kepada Presiden Joko Widodo. Keputusan ini diumumkan dalam sebuah konferensi pers di Istana Negara, di mana Syahrul menyebut bahwa ia menghadapi proses hukum terkait kasus dugaan korupsi.
"Sore hari ini minta waktu presiden dan diberikan kesempatan Mensesneg untuk menyampaikan usul surat pengunduran diri saya," ujar Syahrul. Alasannya adalah ia harus serius menghadapi kasus tersebut, meminta agar tidak ada stigma atau persepsi negatif terhadap dirinya.
Kasus dugaan korupsi ini terkait dengan Kementerian Pertanian, di mana KPK mengidentifikasi tiga klaster terkait kasus ini. Syahrul dan dua pejabat Kementan lainnya telah dijadikan tersangka oleh KPK, seperti yang dikonfirmasi oleh Menko Polhukam Mahfud MD.
Kabar mengejutkan datang ketika Syahrul secara tiba-tiba 'hilang' di Eropa, sebelum kabarnya tiba kembali di Tanah Air. Wakil Menteri Pertanian, Harvick Hasnul Qolbi, mengungkapkan bahwa mereka kehilangan kontak dengan Syahrul sejak ia berangkat ke Eropa beberapa waktu lalu. Namun, pada hari berikutnya, Syahrul tiba di Indonesia.
Kasus ini telah menciptakan kehebohan di kalangan masyarakat, dengan banyak pihak yang menantikan pengembangan lebih lanjut seputar kasus korupsi ini dan tindak lanjut hukum yang akan diambil oleh pihak berwenang.