Indonesia Makin Panas, Kok Bisa?

Salah satu faktornya adalah Emisi gas rumah kaca!

Indonesia Makin Panas, Kok Bisa?
ilustrasi suhu - Indonesia Makin Panas, Kok Bisa? //pixabay.com

Cydem.co.id' Jakarta - banyak orang di Indonesia merasakan panas belakangan ini, dengan suhu di beberapa daerah mencapai hingga 36 derajat Celsius.  mengutip seorang klimatolog dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menyatakan bahwa hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk:

  1. Perubahan iklim: Perubahan iklim menyebabkan peningkatan suhu global, dan Indonesia tidak terkecuali. Klimatolog BMKG menyatakan bahwa suhu rata-rata di Indonesia telah meningkat sebesar 0,2 derajat Celsius per dekade sejak tahun 1950-an.
  2. Urbanisasi: Urbanisasi juga berkontribusi pada peningkatan suhu di Indonesia. Saat hutan ditebangi untuk memberi ruang bagi kota dan jalan, tanah menjadi lebih reflektif terhadap panas, yang menyebabkan suhu naik.
  3. Emisi gas rumah kaca: Emisi gas rumah kaca dari aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil, juga berkontribusi pada perubahan iklim dan peningkatan suhu di Indonesia.

 dampak-dampak dari peningkatan suhu di Indonesia, termasuk:

  • Menyebabkan peristiwa cuaca ekstrem, seperti gelombang panas, kekeringan, dan banjir, menjadi lebih sering terjadi.
  • Kenaikan permukaan laut: Kenaikan permukaan laut adalah dampak potensial lain dari peningkatan suhu, yang dapat menyebabkan daerah pesisir terendam dan mengungsikan jutaan orang.
  • Dampak pada pertanian dan kesehatan: Peningkatan suhu juga dapat berdampak negatif pada pertanian dan kesehatan. Misalnya, gelombang panas dapat merusak tanaman dan menyebabkan penyakit terkait panas.

Penting bagi pemerintah Indonesia untuk segera mengambil tindakan yang konkret dalam mengurangi emisi gas rumah kaca dan memitigasi dampak perubahan iklim.

Melihat rentannya Indonesia terhadap perubahan iklim, langkah-langkah proaktif dan kebijakan yang kuat perlu diimplementasikan segera. Dengan peningkatan suhu yang menciptakan situasi cuaca ekstrem yang sering terjadi, ancaman terhadap kesejahteraan masyarakat dan ekosistem Indonesia semakin nyata.

Oleh karena itu, investasi dalam energi terbarukan, pengelolaan limbah yang efisien, dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan harus menjadi prioritas utama. Hanya dengan langkah-langkah nyata dan terkoordinasi, kita dapat melindungi Indonesia dari dampak yang semakin parah akibat perubahan iklim global.