Hidden Gem yang Menakjubkan! Alun-alun Edu Forest Bekasi dengan Nilai 6 Miliar Rupiah

Hidden Gem yang Menakjubkan! Alun-alun Edu Forest Bekasi dengan Nilai 6 Miliar Rupiah

CYDEM.CO.ID, BEKASI - Kabupaten Bekasi memiliki sebuah alun-alun yang berdiri sendiri, berbeda dengan yang dimiliki oleh Kota Bekasi. Alun-alun Edu Forest, juga dikenal sebagai Alun-alun Tamansari Kabupaten Bekasi atau Alun-alun Setu, telah menjadi daya tarik tersendiri. Meskipun terletak di sebuah desa, yakni Desa Taman Sari, Setu, Kabupaten Bekasi, tempat ini masih mendapatkan kunjungan yang ramai dari masyarakat.

Alun-alun Edu Forest adalah salah satu proyek prioritas dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dilansir dari berbagai sumber, biaya pembangunannya mencapai 6 miliar Rupiah.

Tim cydem mengunjungi lokasi ini pada hari Minggu (23/7/2023), sekitar pukul 10.00 WIB. Walaupun cuaca terasa cukup panas dengan matahari yang tinggi di langit, masih terlihat beberapa pengunjung yang menikmati berbagai aktivitas di sini. Mulai dari anak-anak yang bermain dengan mainan mobil-mobilan, permainan di taman bermain, hingga orang tua yang menemani anak-anak mereka.

Banyak pengunjung juga tertarik dengan pilihan kuliner yang disediakan di sepanjang alun-alun. Ada pedagang yang menawarkan minuman, makanan ringan seperti gorengan, dan makanan berat seperti bakso dan mie ayam.

Menurut seorang pengelola wahana mobil-mobilan yang juga warga setempat, namanya tidak disebutkan, waktu terbaik untuk mengunjungi Alun-alun Edu Forest adalah di pagi dan sore hari.

"Datang ke sini lebih baik di pagi hari, biasanya ramai antara jam 07.00 sampai 09.00. Atau jika Anda datang sore, itu juga merupakan waktu yang cukup sibuk," ujarnya.

Salah satu daya tarik dari Alun-alun Edu Forest adalah adanya musik live yang diadakan setiap Sabtu dan Minggu. Pengunjung dapat menikmati alunan musik atau bahkan ikut bernyanyi di atas panggung.

"Pengunjung bisa melakukan senam pagi di sini, dan pada malam hari, ada musik live bagi mereka yang ingin bernyanyi karaoke. Ini semua dilakukan dengan sukarela, misalnya, bernyanyi itu gratis, jika seseorang ingin menyumbang suara, itu juga tidak masalah," tambahnya.

Alun-alun Edu Forest mengusung konsep ruang terbuka yang menyatu dengan alam. Meskipun beberapa lahan hijau dan pepohonan masih ada di sekitar alun-alun, sayangnya, karena alun-alun ini masih tergolong baru, jumlah pohon yang ada masih terbatas. Ini membuat suasana di siang hari terasa cukup panas.

Fasilitas di lokasi ini cukup lengkap, termasuk berbagai wahana bermain anak-anak, baik yang gratis maupun berbayar. Juga terdapat fasilitas umum seperti mushala, toilet, serta tempat duduk yang nyaman untuk dinikmati di pagi atau sore hari.

Kunjungan ke Alun-alun ini gratis, hanya ada biaya parkir kendaraan yang perlu dikeluarkan. Biaya parkir sekitar 3 ribu Rupiah untuk motor, sementara biaya parkir mobil ditentukan oleh pengelola.

"Di sini, satu-satunya biaya yang dikeluarkan adalah biaya parkir. Tidak ada pungutan liar di sini. Meskipun pernah ada, tapi kita semua berdiskusi untuk memastikan agar pengunjung tidak merasa tidak nyaman datang ke sini. Kami ingin semua merasa nyaman dan aman," jelas warga tersebut.

Jam operasionalnya dari jam 07.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Namun, jam buka ini bersifat fleksibel, tergantung pada pengawas atau pengelola lokal.