Keajaiban Gunung Ceremai Beserta Pesona Mistisnya

Keajaiban dan Pesona Mistis Gn Ceremai

Keajaiban Gunung Ceremai Beserta Pesona Mistisnya

Gunung ceremai

Selain memiliki legenda atau asal usul yang luar biasa, Gunung Lawu memiliki cerita mistis yang membuat merinding dan banyak beredar di kalangan masyarakat dan para pendaki. Cerita mistis Gunung Lawu di antaranya sebagai berikut:

1. Terdapat Pasar Setan

Selain Gunung Arjuno, Gunung Lawu juga memiliki pasar setan yang dipercayai keberadaannya oleh para pendaki dan masyarakat sekitar. Jika Anda melewati jalur pendakian Cheto, jangan kaget apabila mendengar sayup-sayup suara yang cukup ramai seperti di pasar.

Biasanya para pendaki Gunung Lawu akan mendapat nasihat dari juru kunci untuk tidak membeli atau menerima barang yang ditawarkan oleh orang-orang yang ditemui di lereng gunung. Sebab penjual tersebut bukanlah seorang manusia melainkan makhluk gaib penghuni pasar setan tersebut.

2. Jumlah Pendaki

Cerita mistis Gunung Lawu selanjutnnya yaitu mengenai jumlah pendaki. Terdapat aturan yang tidak tertulis bahwa jumlah pendaki dalam satu rombongan diusahakan jangan berjumlah ganjil karena konon katanya akan digenapkan oleh makhluk lain.

3. Mitos Sendang Drajat

Di atas Gunung Lawu terdapat sumber mata air yang bernama Sendang Drajat. Masyarakat sekitar pecaya bahwa siapa pun yang meminum air di sana akan awet muda. Namun hal ini kembali pada niat, karena jika niat kita baik maka akan dipermudah, sebaliknya niat yang buruk maka akan ada rintangan.

4. Memiliki Nyawa

Cerita horor lain dari Gunung Lawu yaitu diyakini memiliki nyawa dan bisa mendengar setiap perkataan manusia. Karena itu, para pendaki selalu diingatkan untuk tidak mengucapkan kata-kata kasar, menjaga sopan santun dan tidak merusak alam yang ada di Gunung Lawu.

Sudah ada beberapa kejadian yang menyebabkan para pendaki hilang atau tersesat di kawasan Gunung Lawu. Menurut penuturan beberapa masyarakat sekitar, hal tersebut biasanya disebabkan oleh sikap para pendaki yang tidak sopan dan terkesan meremehkan saat mendaki.

5. Burung Kyai Jalak

Adanya legenda mengenai Prabu Brawijaya V dan para penjaga setianya yaitu Sunan Gunung Lawu dan Kyai Jalak membuat masyarakat dan pendaki percaya bahwa sosok tersebut benar-benar ada. Konon Kyai Jalak dipercayai masyarakat berubah menjadi seekor burung jalak.

Burung Jalak ini biasanya akan menampakkan diri kepada para pendaki yang sopan dan memiliki niat baik. Pengalaman masyarakat di sana apabila burung tersebut mengikuti kita di sepanjang pendakian, itu berarti kedatangan kita disambut oleh para penguasa di sana.

Cerita mistis Gunung lawu sudah banyak yang terkenal di kalangan para pendaki. Terlepas dari kebenarannya, alangkah lebih baik jika kita sebagai pendaki senantiasa menjaga tindak tutur kita saat berada di gunung dan tetap melestarikan keindahan alam di sana.