CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa, Bantah Isu Akuisisi Rp605 M dan Tanggapi Kritikan Suporter

Pemegang saham mayoritas PSM menegaskan keterbukaannya terhadap kritik dan hinaan dari suporter

CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa, Bantah Isu Akuisisi Rp605 M dan Tanggapi Kritikan Suporter
PSM beberapa kali diterpa masalah keuangan pada Liga 1 2023/2024.

Cydem.co.id' Jakarta - CEO PSM Makassar, Sadikin Aksa, membuka suara terkait isu akuisisi klub sebesar Rp605 miliar. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut adalah rumor yang disebar oleh pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Siapa yang bilang PSM diakuisisi? Saya heran itu berita dari mana? Kalau mau tanam saham silahkan. Saya tidak pernah melarang. Tapi kan di PSM itu ada beberapa pemilik saham, harus ada rapat pemegang saham dulu sebelum mengambil keputusan," kata Sadikin pada Rabu (20/12).

Sadikin menjelaskan bahwa ia tidak pernah menutup pintu bagi siapa pun yang ingin memiliki saham di PT PSM. Meskipun banyak yang menganggap PSM sebagai milik Bosowa Group, Sadikin menyebut Bosowa hanya sebagai sponsor, sementara dirinya adalah pemegang saham mayoritas.

"Saya tidak pernah tertutup dengan pihak lain yang ingin membantu PSM. Bosowa hanya sponsor, dan saya pemegang saham mayoritas. Jika kalian menghujat PSM, jangan menghujat Bosowa karena itu perusahaan ayah saya, tidak ada hubungannya dengan PSM," ucapnya.

Menanggapi isu gaji pemain yang belum cair, Sadikin mengklarifikasi bahwa hal tersebut telah diselesaikan sebelum libur panjang pemain. Ia juga menyebut bahwa tunggakan gaji Mansaray sudah dibayarkan dan pemain tersebut telah meminta maaf.

Sadikin menyatakan bahwa ia menerima segala bentuk kritikan dan hinaan dari para suporter PSM. Namun, ia menegaskan bahwa PSM tetap berada di bawah kendalinya dan tidak akan diambil alih oleh pihak lain.